Selasa, 07 Mei 2013

George Schappell dan Lori Schappell



Dunia kedokteran selalu menyimpan banyak misteri tentang kelainan atau penyakit. Kelainan yang selalu muncul di setiap bulan atau tiap tahun itu adanya kelahiran bayi kembar siam. Kembar siam terjadi karena telur yang dibuahi oleh satu sperma membelah diri sedemikian rupa menjadi kembar monozigotik tapi kemudian terhenti pembelahannya sebelum sempurna. Jadilah kembar siam (mempunyai salah satu atau banyak organ yang dipakai bersama-sama untuk berdua). Pembelahan yang tidak sempurna dapat ringan misalnya hanya pada dinding perut, dinding bokong; atau dapat berat seperti satu jantung berdua, satu kepala berdua (dua badan, empat kaki dan empat tangan) dan kejadian kembar siam sulit dicegah.

 

Kelahiran seperti ini ternyata banyak juga jenisnya. , jenis dempet seperti ini ada empat macam jenisnya. Dempet di depan, yang biasanya menempel dari bagian dada hingga perut. Kemudian dempet bagian belakang, yang biasanya meliputi daerah punggung hingga pinggul. Dan yang terakhir adalah dempet di bagian bawah, yang terlihat dari bersatunya organ tubuh mulai dari bagian bawah perut.

 

Meski penyebab kehamilan kembar belum diketahui, banyak faktor yang diduga menjadi penyebabnya. Salah satunya adalah faktor genetik. Kembar siam atau kembar dempet juga termasuk dalam kategori kembar. Kata kembar dempet sendiri jadi istilah lantaran bayi lahir berdempetan pada anggota badannya.

 

Inilah yang terjadi pada kembar siam George dan Lori Schappell telah menantang prediksi dokter. Dengan setengah jidat dan satu mata menempel, mereka masih bisa tersenyum gembira merayakan ulang tahun ke-50. Mereka menandai hari bahagia itu dengan melakukan perjalanan ke London. "Saat kami lahir, dokter memprediksi usia kami tak sampai 30 tahun, kami belajar banyak dan kami ingin melanjutkan hidup," kata Lori.



Mereka bertahan hidup selama 50 tahun dengan begitu banyak perbedaan. George yang mulanya bernama Dori memutuskan hidup sebagai laki-laki. Hingga empat tahun lalu, George hidup sebagai wanita. Namun, pergolakan batin membuatnya berani mengambil keputusan hidup sebagai pria. "Itu sangat sulit, tapi aku semakin tua dan aku tidak ingin hidup dalam kebohongan. Aku tahu aku harus menjalani hidupku seperti yang kuinginkan." Sementara Lori hidup sebagai wanita yang menjalin hubungan dengan seorang pria. Lori beberapa kali memenangi kejuaran bowling, sedangkan George kerap tampil sebagai penyanyi country. 

 

Lori terlahir dengan kondisi tubuh yang mampu tumbuh dengan baik. Sementara George menderita spina bifida yang membuatnya harus duduk di kursi roda untuk membantu mobilitasnya. Dengan kondisi kepala menyatu, Lori selalu membantu George mendorong kursi roda untuk beraktivitas bersama. 

 

Kebanyakan orang tidak percaya, tapi kami memiliki kehidupan yang sangat normal," kata George. "Kami bisa bepergian, merapikan apartemen sendiri, bahkan Lori punya kekasih. Tak ada yang bisa menghalangi kami melakukan yang kami mau." Kehidupan mereka harmonis dan saling mendukung. Ketika Lori berkencan, George akan setia menunggu sambil membaca buku. Kembar siam asal Pennsylvania, Amerika Serikat ini lahir dengan 30 persen jaringan lobus frontal otak menyatu dan pembuluh darah kritis. Kondisi itulah yang membuat mereka tak dapat dipisahkan melalui operasi. 

 

Di awal sudah dibahas mengenai factor biologis untuk lori dan George , untuk  susunan genetik lori dan George memiliki susunan yang mirip karena berasal dari satu sel telur dan satu sel sperma. Namun untuk kepribadiannya mereka sangat berbeda apalagi George yang semulanya adalah perempuan memutuskan untuk menjadi laki-laki. Lori lebih bersikap keibuan karna lorilah yang menangani masalah sehari dirumah, berkesan lembut dan sedikit pemalu. Berbeda dengannya, George lebih percaya diri dan lebih maskulin. Ditambah lagi hobbynya sebagai penyanyi country di cafĂ© yang tampil dengan percaya diri dan sangat macho walaupun dengan kekurangan fisik yang dimilikinya.



Tidak ada komentar: